Minggu, 03 Januari 2010

paham ufs tornado.micro,hwk

Fungsi Tombol UfsTornado

Pada bagian ini akan sangat dijelaskan semua yang berkaitan dengan menu atau tombol yang terdapat dalam program Ufs tornado, kenapa kita harus mengetahuinya terlebih dulu sebelum kita menjalankan program ini, karena memang kita dituntut untuk harus mengetahuinya, sebab karena terjadinya kesalahan dalam menekan tombol maka sangat banyak yang berakibat fatal

- Connect : Untuk menghubungkan UFS3 Box ke PC (Personal Computer)

- Disconnect : Untuk memutuskan UFS3 Box ke PC (Personal Computer)

- Check : Untuk mendeteksi CPU pada Hp. 1st Boot Ok atau No Respond pada

Hp yang hidup maupun mati


- Info : Untuk membaca informasi tentang Software dan Hardware pada Hp

yang hidup ( dapat masuk dalam Local Mode atau Test Mode )

- Flash : Untuk memflash Hp berdasarkan MCU dan PPM atau sesuai data

yang dibutuhkan untuk ponsel yang akan diflash, dilakukan pada Hp yang hidup maupun mati

- UI Settings : Untuk mereset settingan User Interface pada Hp berdasarkan pilihan

UI Options yang telah dipilih

- Kolom ? : Adalah kolom mode operasi. Pilih ? untuk set ke mode Auto Local

Mode untuk mode flashing, Test Mode untuk mode UI Setting,

Normal Mode untuk menghidupkan Hp ( Booting Up )

- Restart : Untuk mereset Hp ke mode yang dipilih

- Scenario : Adalah setingan proses yang akan dilakukan oleh UFS3 seperti :

Flash + UI Options untuk memplash Hp dengan MCU dan PPM

yang dipilih, kemudian melakukan settingan UI Options yang dipilih

- Interface : Jenis jalur kabel data yang dipilih, biasanya secara otomatis seperti :

M-Bus untuk Nokia DCT3 dan DCTL

F-Bus untuk Nokia DCT4 dan WD2

- Speed : Kecepatan proses flashing Hp

- Auto Clr Result Window : Menghapus otomatis jendela informasi jika penuh

- Auto Scr Result Window : Menggulung otomatis jendela informasi jika penuh

- Autodetect Product : Secara otomatis akan memilih nama product yang sesuai dengan

hasil deteksi info pada Hp

- Use Ini File Setting : Menggunakan konfigurasi yang tersimpan pada komputer, lebih baik

dihilangkan jika sering terjadi error

- Import SimLocks : Membuka SimLock pada Hp berdasarkan kalkulasi data dari luar

- Flash PPM Only : Untuk memflash Hp hanya data PPM saja ( Paket Bahasa ), tanpa

Upgrade Versi atau MCU, proses ini akan lebih cepat

- START : Untuk memulai Scenario yang ada seperti memflash dan mereset

settingan User Interface sehabis diflash

- DCT3 : Untuk memilih firmware atau data flash untuk Hp Nokia DCT3

sesuai data Hp yang akan diflash ( CPU DCT3 = MAD )

- DCTL : Untuk memilih firmware atau data flash untuk Hp Nokia DCTL

Communicator ( CPU DCTL = MADLINDA )

- DCT4 : Untuk memilih firmware atau data flash untuk Hp Nokia DCT4

Monochrome atau Colour yang berbasis Java ( CPU DCT4 = UPP )

- WD2 : Untuk memilih firmware atau data flash untuk Hp Nokia WD2

berbasis Symbian OS ( CPU WD2 = UPPWD2 )

- Update Firmware : Untuk mengupdate Box ke versi yang lebih tinggi berdasarkan file

Update Box yang tersedia. ( Sebaiknya jangan digunakan )

- Reset Countre : Untuk mereset Box Countre ( Sebaiknya jangan digunakan )

- Make Beep when finish : Bunyi beep sehabis melakukan Flash atau UI Setting

- Show Tips about product : Menampilkan info tentang Hp yang akan diflash

- Full Info : Info lengkap tentang Hp yang akan diflash

- DCT3/L Path : Tempat firmware atau data Hp DCT3 dan DCTL disimpan

( Standartnya berada difolder C:\Wintesla )

- Use Flash Alias : Berfungsi untuk menampilkan Flash ID dari IC Flash Hp pada layar

jendela result

- Erase Holes : Berfungsi untuk menghapus lokasi data firmware yang kosong

sekalipun sebelum diflash

- Skip Erase : Berfungsi untuk memflash Hp tanpa menghapus datanya yang ada

- Auto Faid : Berfungsi untuk mengupdate Flash ID sesudah diflash secara

otomatis agar sesuai dengan data firmware yang baru

- Enable Flashing : Untuk menandai data yang akan diflash yang dipilih seperti MCU,

PPM, PMM, dsb

- Save User Settings : Menyimpan data-data seperti memory telepon sebelum Hp diflash

- UI Defaults : Berfungsi untuk mereset settingan Hp ke standart user

- Full Factory Defaults : Berfungsi untuk mereset settingan kestandart pabrik, settingan ini

akan menghapus data yang ada pada Hp termasuk Phone lock

- Init SIM Locks : Berfungsi sebagai penghapus SIM Locks atau SIM Rejected

- Set Faid : Untuk mengupdate Flash ID pada Hp, seandainya setelah diflash

ternyata No Signal

- Reset User Lock : Berfungsi untuk mereset security code menjadi 12345

- Reboot in Normal Mode : Berfungsi untuk menghidupkan Hp ke Normal Mode

- Update LCD : Berfungsi sebagai settingan LCD dengan menyetel sesuai tingkatan

- Rebuild IMEI : Berfungsi untuk memperbaiki IMEI yang rusak seperti Contact

Service atau No Signal

- Read Flash : Untuk membaca firmware pada Hp kemudian menyimpan dalam

Harddisk yang ada pada Komputer

- Convert Files : Untuk merubah format data atau jenis data yang ada

- Erase Flash : Berfungsi untuk menghapus data pada IC Flash

- Create INI File : Untuk melakukan settingan konfigurasi sesuai kehendak kita

- Write User Settings : Untuk menyimpan data telepon sehabis diflash

- Read UEM : Membaca data IC UEM termasuk no. IMEI (RPL Files) sebelum

mengganti IC UEM yang baru

- Write UEM-SL : Menulis data IC UEM termasuk no. IMEI (RPL Files) setelah

mengganti IC UEM, sebagai perbaikan ketika Hp mengalami

kerusakan seperti IMEI?????????? atau SIM Rejected

- Format User Area : Berfungsi untuk menghapus memory yang ada jika telah rusak, agar

system dari Hp tersebut kembali normal, format ini berfungsi jika Hp mengalami kerusakan Application Error, System Error, Contact Retailer, Hang, Low memory, dsb

- Enable BT Flashing : Berfungsi untuk melakukan flash pada firmware yang berkaitan

dengan Bluetooth


tong hilap nuhuna ka onta tea

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar